|
Pencarian
Kategori
Berita Teratas
Arsip Berita
|
Pendidikan Karakter ![]() Pendidikan Karakter Siswa Sabilillah Penuh Cinta SD Islam Sabilillah Malang
A. PENDAHULUAN
Pengembangan pendidikan karakter di TK, SD, dan SMP Islam Sabilillah Malang didasarkan pada keprihatinan seluruh pimpinan, guru, dan staf Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang atas demoralisasi di kalangan anak-anak dan para remaja Indonesia akhir-akhir ini yang makin meningkat. Beberapa tandanya telah yang sering diberitakan di dalam surat kabar dan televisi, antara lain sebagai berikut.
Pimpinan, guru, dan staf Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang bertekat agar kesembilan perilaku salah di atas jangan sampai terjadi pada siswa maupun alumni TK/SD/SMP Islam Sabilillah Malang. Dalam rangka itu, mulai bulan Januari 2009 di TK/SD/SMP Islam Sabilillah Malang akan diterapkan pendidikan karakter, agar siswa bukan hanya mengetahui kebajikan (knowing the good) tetapi juga merasakan (feeling the good), mencintai (loving the good), menginginkan (desiring the good) dan mengerjakan (acting the good) kebajikan. B. VISI PENDIDIKAN KARAKTER Pendidikan karakter yang dikembangkan pada sekolah-sekolah di lingkungan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah Malang memiliki misi menghantarkan siswa menjadi manusia yang sempurna (insan kamil), sebagaimana merujuk kepada visi pendidikan Sabilillah Malang, yaitu komitmen keislaman, komitmen kebangsaan, dan kecendekiaan. Visi kami adalah Siswa Sabilillah Penuh Cinta (SSPC) C. MISI PENDIDIKAN KARAKTER Pendidikan Karakter di TK/SD/SMP Islam Sabilillah Malang menumbuhkembangkan delapan karakter di dalam diri siswa Sabilillah Malang yang penuh cinta, yaitu: cinta 360 derajat, sebagai berikut.
D. DIAGRAM KONSEPTUAL CINTA 360 DERAJAT
Kedelapan karakter tersebut dikembangkan dengan menggunakan kerangka konseptual cinta 360 derajat sebagaimana dapat dilihat pada gambar 1, yaitu cinta ke arah atas, cinta ke arah kanan, cinta ke arah bawah, dan cinta ke arah kiri. Dengan memiliki ke delapan karakter tersebut, insyallah keluaran siswa Sabilillah menjadi manusia yang sempurna, bahagia hidupnya di dunia dan akhirat.
E. INDIKATOR KARAKTER SISWA SABILILLAH MALANG
1. Cinta Allah dan Rasul Ada tiga indikator siswa Sabilillah Malang mencintai Allah, yaitu selalu ber-dzikir, bersyukur, dan beribadah kepada Allah, sebagai refleksi dari sebuah do’a: Ya Allah, tolonglah aku untuk dapat berdzikir, bersyukur, dan beribadah secara baik kepada-Mu.
Indikator:
Siswa Sabilillah Malang selalu ber-dzikir kepada Allah dimana saja berada, baik secara khofi maupun jahri, bersukur kepada Allah, dan menjalankan ibadah semata-mata untuk menemui Allah. Sedangkan cinta kepada Rasul dilandasi oleh sebuah pemikiran, bahwa pendidikan/pembentukan karakter sebagai misi kerasulannya. Bahkan dalam kajian beberapa ulama disimpulkan bahwa akhlak mulia sebagai hasil dari character building adalah jantung ajaran islam. ”Bahwasannya aku diutus Allah untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak (HR. Ahmad) Indikator: Siswa Sabilillah gemar membaca shalawat, selalu menjawab shallahu ’alaihi wasallam ketika nama nabi disebut, mengenal pribadi rasul, selalu meneladani sunnah-sunnah rasul, dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai idola bagi semua siswa. 2. Cinta orang tua/guru Siswa Sabilillah Malang sangat mencintai kedua orang tuanya, sehingga selalu berperilaku yang menyenangkan kedua orang tuanya, sebagaimana harapan Nabi Ibrahim A.S. dalam doanya rabbana hablana min azwajina wadzurriyatina qurrota a’yun(Ya Allah, limpahkanlah kepada kami istri dan anak-anak yang menyenangkan hati) Indikator: Siswa Sabilillah sangat sayang, hormat, santun, patuh, dan memberikan pertolongan kepada kedua orang tuanya. 3. Cinta Sesama Siswa Sabilillah Malang sangat mencintai sesama, sehingga selalu berperilaku yang menyenangkan orang lain, dan bermanfaat bagi sesama. Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa ”tidak sempurna iman seseorang diantara kalian, sebeleum dia dapat mencintau saudaranya (seiman) sebagaimana dia cinta kepada dirinya sendiri (HR Bukhari Muslim) Indikator: Siswa Sabilillah senantiasa bersikap dan berperilaku sopan, dan terbuka dan tolong menolong antara sesama yang dilandasi oleh saling mengormati. 4. Cinta Keunggulan Siswa Sabilillah Malang memiliki motivasi berprestasi yang tinggi, berfikir sistemik dan sistematik, bertindak secara manajerial, melakukan refeksi dan perubahan tiada henti dalam menyelasaikan tugas, sehingga selalu perfect dalam setiap melaksanakan tugas dan menjadi rujukan bagi sesama. Sebagaimana telah disebutkan dalam Al Qur’an Surat Al An’am ayat 135: ”Katakanlah, Hai Kaumku. Berbuatlah sepenuh kemampuanmu. Sesungguhnya Akupun berbuat seperti itu. Kelak kamu akan tahu, siapakah (diantara kita) yang akan memperoleh hasil baik di dunia ini. Orang yang dhalim tidak akan beruntung. Indikator: Motivasi berprestasi, sistemik, sistematik, manajerial, berfikir refektif, perubahan tiada henti, dan penuh tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas 5. Cinta Diri Sendiri Siswa Sabilillah Malang memiliki motivasi untuk menjaga kebersihan pribadi, mencintai diri sendiri, dan mengutamakan kejujuran. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri (QS. An Nisa: 36)
Indikator:
Siswa Sabilillah senantiasa bersih diri, Bersih, rapi dan Islami dalam berbusaha, bersih, rapi, dan tertib dalam kelengkapan belajar, jujur dan rendah hati dalam perkataan maupun perbuatan. 6. Cinta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Siswa Sabilillah Malang memiliki keinginan yang kuat untuk pengembangan diri dalam meraih cita-cita hidupnya, Keinginannya diupayakan melalui pengingkatan rasa keingintahuan dan semangat belajar yang tinggi serta aneka kiat belajar yang efektif, sehingga memiliki wawasan yang luas melalui belajar mandiri. Indikator: Siswa Sabilillah Malang memiliki rasa keingintahuan, semangat belajar, aneka ragam belajar yang efektif, dan belajar mandiri. 7. Cinta Lingkungan Siswa terbiasa memiliki motivasi serta kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan, menjaga dan merawat lingkungan sekitar, menyadari bahwa kerusakan lingkungan alam akibat dari perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab serta tidak mencintai lingkungan, dan menjadikan sekolahnya menjadi hijau. Sebab dalam Al Qur’an telah disebutkan ”telah nampak kerusakan di darat dan laut disebabkan perbuatan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar (QS. Ar Rum: 41) Indikator: Siswa Sabilillah terbiasa untuk tidak membuang sampah sembarangan, selalu merawat tanaman dengan tidak merusak tanaman yang ada, selalu menjaga kebersihan kelas dan lingkungan, dan memiliki kesadaran untuk menjadikan sekolahnya menjadi hijau. 8. Cinta Bangsa dan Negara Cinta bangsa dan negara adalah sebagian dari iman. Begitu sebuah hadits menyebutkan betapa pentingnya makna mencintai bangsa dan negara. Sehingga siswa Sabilillah diharapkan memiliki semangat nasionalisme, mencintai dan melestarikan budaya luhur bangsa, mencintai produk dalam negeri, bangga sebagai anak Indonesia, dan memiliki jiwa patriotisme Indikator: Siswa memiliki semangat nasionalisme, mencintai dan melestarikan budaya luhur bangsa, mencintai produk dalam negeri, bangga sebagai anak Indonesia, dan memiliki jiwa patriotisme. |
Kalender
Komentar
Agenda
Download
• Kalender Tahun 2011 (97) |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||





Pengunjung hari ini : 12
Total pengunjung : 5018
Pengunjung Online: 3