Pencarian

Kategori

Berita Teratas

Arsip Berita

Pendidikan Karakter

Pendidikan Karakter Siswa Sabilillah Penuh Cinta

SD Islam Sabilillah Malang

 

A.  PENDAHULUAN

          Pengembangan pendidikan karakter di TK, SD, dan SMP Islam Sabilillah Malang didasarkan pada keprihatinan seluruh pimpinan, guru, dan staf Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang atas demoralisasi di kalangan anak-anak dan para remaja Indonesia akhir-akhir ini yang makin meningkat. Beberapa tandanya telah yang sering diberitakan di dalam surat kabar dan televisi, antara lain sebagai berikut.

  1. Meningkatnya tindak kekerasan atau pertengkaran di kalangan remaja. Makin maraknya anak-anak sekolah yang membentuk kelompok (geng) dan menganiaya teman-teman sekolahnya
  2. Makin maraknya pacaran di kalangan remaja yang melampaui batas-batas norma agama, dan bahkan ada di antara yang telah melakukan hubungan seksual sebelum nikah
  3. Makin maraknya anak-anak dan remaja yang gemar bermain play station, sehingga membuat mereka lupa untuk selalu ber-dzikir ke hadirat Allah, lalai sholat tetap pada waktu, dan tidak lagi gemar membaca Al-Qur’an serta berdo’a.
  4. Makin maraknya anak-anak dan remaja yang gemar melihat gambar-gambar porno dan atau menonton film serta situs porno
  5. Membudayanya ketidakjujuran dan rasa tidak hormat anak kepada orang tua dan guru di kalangan anak-anak dan remaja.
  6. Menurunnya semangat belajar, etos kerja, kedisiplinan, dan kecenderungan  untuk memperoleh hidup yang mudah tanpa kerja keras
  7. Menurunnya rasa tanggung jawab anak-anak dan remaja, baik terhadap diri, keluarga, lingkungan masyarakat, maupun bangsa dan negara..
  8. Membudayanya nilai materialisme (materialism, hedonism) di kalangan anak-anak dan para remaja.  
  9. Makin maraknya penggunaan narkoba serta minuman alkohol di kalangan para remaja.
 
Pimpinan, guru, dan staf Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah Malang bertekat agar kesembilan perilaku salah di atas jangan sampai terjadi pada siswa maupun alumni TK/SD/SMP Islam Sabilillah Malang. Dalam rangka itu, mulai bulan Januari 2009 di TK/SD/SMP Islam Sabilillah Malang akan diterapkan pendidikan karakter, agar siswa bukan hanya mengetahui kebajikan (knowing the good) tetapi juga merasakan (feeling the good), mencintai (loving the good), menginginkan (desiring the good) dan mengerjakan (acting the good) kebajikan.    

B.  VISI PENDIDIKAN KARAKTER

Pendidikan karakter yang dikembangkan pada sekolah-sekolah di lingkungan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah Malang memiliki misi menghantarkan siswa menjadi manusia yang sempurna (insan kamil), sebagaimana merujuk kepada visi pendidikan Sabilillah Malang, yaitu komitmen keislaman, komitmen kebangsaan, dan kecendekiaan. Visi kami adalah Siswa Sabilillah Penuh Cinta (SSPC)

C.  MISI PENDIDIKAN KARAKTER

Pendidikan Karakter di TK/SD/SMP Islam Sabilillah Malang menumbuhkembangkan delapan karakter di dalam diri siswa Sabilillah Malang yang penuh cinta, yaitu: cinta 360 derajat, sebagai berikut.
  1. Cinta Allah dan Rasul;
  2. Cinta orang tua/guru;
  3. Cinta sesama;
  4. Cinta keunggulan;
  5. Cinta diri sendiri;
  6. Cinta ilmu pengetahuan dan teknologi;
  7. Cinta alam sekitar; dan
  8. Cinta bangsa dan negara.
D.  DIAGRAM KONSEPTUAL CINTA 360 DERAJAT

Kedelapan karakter tersebut dikembangkan dengan menggunakan kerangka konseptual cinta 360 derajat sebagaimana dapat dilihat pada gambar 1, yaitu cinta ke arah  atas, cinta ke arah kanan, cinta ke arah bawah, dan cinta ke arah kiri. Dengan memiliki ke delapan karakter tersebut, insyallah keluaran siswa Sabilillah menjadi manusia yang sempurna, bahagia hidupnya di dunia dan akhirat. 
 
E.  INDIKATOR KARAKTER SISWA SABILILLAH MALANG

1.  Cinta Allah dan Rasul
Ada tiga indikator siswa Sabilillah Malang mencintai Allah, yaitu selalu ber-dzikir, bersyukur, dan beribadah kepada Allah, sebagai refleksi dari sebuah do’a: Ya Allah, tolonglah aku untuk dapat berdzikir, bersyukur, dan beribadah secara baik kepada-Mu.

  1. Ber-dzikir berarti siswa Sabilillah Malang selalu mengingat Allah di mana saja berada, di waktu berdiri, duduk, dan berbaring, dalam keadaan senang maupun susah. Hasil dari ber-dzikir kepada Allah, maka Allah akan selalu bersama siswa Sabilillah Malang. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabdah, ”Allah subhananu wa ta’ala berfirman, ’Aku berada tergantung pada prasangka hamba-Ku terhadap-Ku. Aku bersamanya ketia ia mengingat-Ku. Apabila ia mengingat-Ku. Apabila ia mengingat-Ku dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila ia mewnyebut Aku dalam keramaian, maka Aku akan menyebutnya dalam keramaian secara lenbih baik.”
  2. Bersyukur berarti siswa Sabilillah Malang selalu meyakini begitu banyak nikmat Allah Allah yang diberikan kepadanya, sehingga tidak dapat dihitung. Allah subhananu wa ta’ala berfirman ”Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghitungnya” (QS Al-Nahl: 53). Sebagai hasil dari bersyukur tersebut diharapkan siswa Sabilillah Malang menjadi sangat cinta kepada Allah dan menyibukkkan diri dengan bersukur kepada-Nya lahir dan batin, dan memperoleh kebahagiaan. Allah subhananu wa ta’ala berfirman ”Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah  supaya kamu mendapatkan keberuntungan” (QS Al-A’raf: 69).
  3. Beribadah berarti siswa Sabilillah Malang selalu menjalankan ibadah wajib maupun sunnah yang dilandasi oleh keyakinan bahwa Allah tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya beribadah kepada-ku (QS Al-Dzariyat: 56) dan niat yang tulus semata-mata untuk menuju Allah. Allah subhananu wa ta’ala berfirman ”Hai manusia sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menunju Tuhahmu, maka pasti kamu menemui-Nya” (QS Al-Insyiqaq: 6).
Indikator:
Siswa Sabilillah Malang selalu ber-dzikir kepada Allah dimana saja berada, baik secara khofi maupun jahri, bersukur kepada Allah, dan menjalankan ibadah semata-mata untuk menemui Allah.

Sedangkan cinta kepada Rasul dilandasi oleh sebuah pemikiran, bahwa pendidikan/pembentukan  karakter sebagai misi kerasulannya. Bahkan dalam kajian beberapa ulama disimpulkan bahwa akhlak mulia sebagai hasil dari character building adalah jantung ajaran islam. ”Bahwasannya aku diutus Allah untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak (HR. Ahmad)

Indikator:
Siswa Sabilillah gemar membaca shalawat, selalu menjawab shallahu ’alaihi wasallam ketika nama nabi disebut, mengenal pribadi rasul, selalu meneladani sunnah-sunnah rasul, dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai idola bagi semua siswa.

2.  Cinta orang tua/guru
Siswa Sabilillah Malang sangat mencintai kedua orang tuanya, sehingga selalu berperilaku yang menyenangkan kedua orang tuanya, sebagaimana  harapan Nabi Ibrahim A.S. dalam doanya rabbana hablana min azwajina wadzurriyatina qurrota a’yun(Ya Allah, limpahkanlah kepada kami istri dan anak-anak yang menyenangkan hati)

Indikator:
Siswa Sabilillah sangat sayang, hormat, santun, patuh, dan memberikan pertolongan kepada kedua orang tuanya.

3.  Cinta Sesama
Siswa Sabilillah Malang sangat mencintai sesama, sehingga selalu berperilaku yang menyenangkan orang lain, dan bermanfaat bagi sesama. Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa ”tidak sempurna iman seseorang diantara kalian, sebeleum dia dapat mencintau saudaranya (seiman) sebagaimana dia cinta kepada dirinya sendiri (HR Bukhari Muslim)

Indikator:
Siswa Sabilillah senantiasa bersikap dan berperilaku sopan, dan terbuka dan tolong menolong antara sesama yang dilandasi oleh saling mengormati.

4.  Cinta Keunggulan
Siswa Sabilillah Malang memiliki motivasi berprestasi yang tinggi, berfikir sistemik dan sistematik, bertindak secara manajerial, melakukan refeksi dan perubahan tiada henti dalam menyelasaikan tugas, sehingga selalu perfect dalam setiap melaksanakan tugas dan menjadi rujukan bagi sesama. Sebagaimana telah disebutkan dalam Al Qur’an Surat Al An’am ayat 135: ”Katakanlah, Hai Kaumku. Berbuatlah sepenuh kemampuanmu. Sesungguhnya Akupun berbuat seperti itu. Kelak kamu akan tahu, siapakah (diantara kita) yang akan memperoleh hasil baik di dunia ini. Orang yang dhalim tidak akan beruntung.

Indikator:
Motivasi berprestasi, sistemik, sistematik, manajerial, berfikir refektif, perubahan tiada henti, dan penuh tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas

5.  Cinta Diri Sendiri
Siswa Sabilillah Malang memiliki motivasi untuk menjaga kebersihan pribadi, mencintai diri sendiri, dan mengutamakan kejujuran. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri (QS. An Nisa: 36)
 
Indikator:
Siswa Sabilillah senantiasa bersih diri, Bersih, rapi dan Islami dalam berbusaha, bersih, rapi, dan tertib dalam kelengkapan belajar, jujur dan rendah hati dalam perkataan maupun perbuatan.

6.  Cinta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Siswa Sabilillah Malang memiliki keinginan yang kuat untuk pengembangan diri dalam meraih cita-cita hidupnya, Keinginannya diupayakan melalui pengingkatan rasa keingintahuan dan semangat belajar yang tinggi serta aneka kiat belajar yang efektif, sehingga memiliki wawasan yang luas melalui belajar mandiri.

Indikator:
Siswa Sabilillah Malang memiliki rasa keingintahuan, semangat belajar, aneka ragam belajar yang efektif, dan belajar mandiri.

7.  Cinta Lingkungan
Siswa terbiasa memiliki motivasi serta kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan, menjaga dan merawat lingkungan sekitar, menyadari bahwa kerusakan lingkungan alam akibat dari perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab serta tidak mencintai lingkungan, dan menjadikan sekolahnya menjadi hijau. Sebab dalam Al Qur’an telah disebutkan ”telah nampak kerusakan di darat dan laut disebabkan perbuatan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar (QS. Ar Rum: 41)

Indikator:
Siswa Sabilillah terbiasa untuk tidak membuang sampah sembarangan, selalu merawat tanaman dengan tidak merusak tanaman yang ada, selalu menjaga kebersihan kelas dan lingkungan, dan memiliki kesadaran untuk menjadikan sekolahnya menjadi hijau.

8.  Cinta Bangsa dan Negara
Cinta bangsa dan negara adalah sebagian dari iman. Begitu sebuah hadits menyebutkan betapa pentingnya makna mencintai bangsa dan negara. Sehingga siswa Sabilillah diharapkan memiliki semangat nasionalisme, mencintai dan melestarikan budaya luhur bangsa, mencintai produk dalam negeri, bangga sebagai anak Indonesia, dan memiliki jiwa patriotisme

Indikator:
Siswa memiliki semangat nasionalisme, mencintai dan melestarikan budaya luhur bangsa, mencintai produk dalam negeri, bangga sebagai anak Indonesia, dan memiliki jiwa patriotisme.


Kalender
Februari, 2012
MSSR KJS
   1234
567891011
12131415161718
19202122 232425
26272829   

Komentar

Agenda

Download

Polling
Apa Browser Favorit Anda?





Lihat Hasil Poling

Statistic User

018306

Pengunjung hari ini : 12
Total pengunjung : 5018

Hits hari ini : 50
Total Hits : 18306

Pengunjung Online: 3

Mini Chating


Nama
Website
Pesan